Hasil TKA Diumumkan November 2026, Bisa Jadi Pertimbangan Masuk PTN

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti (kedua dari kiri), meninjau pelaksanaan TKA di SMAN 3 Tangerang Selatan, Senin, 26 Oktober 2026 (Foto: Kemendikdasmen)

TANGSELMETRO– Hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) siswa SMA dapat menjadi salah satu komponen penilaian dalam seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN) melalui jalur tanpa tes. Pemerintah telah menjalin kerja sama dengan sejumlah PTN untuk memanfaatkan hasil TKA dalam proses seleksi tersebut.

Hal itu disampaikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, saat meninjau pelaksanaan TKA di SMAN 3 Kota Tangerang Selatan, Senin (26/10/2026).

Bacaan Lainnya

“Ini yang kami sudah kerjasamakan dengan perguruan tinggi, PTN,” ujar Abdul Mu’ti. Ia menjelaskan, hasil TKA menjadi salah satu komponen dalam seleksi nasional masuk perguruan tinggi melalui jalur tanpa tes.

“Seleksi nasional masuk perguruan tinggi tanpa tes itu salah satu komponennya adalah hasil tes TKA,” katanya.

Menurut Abdul Mu’ti, pelaksanaan TKA lebih awal dimaksudkan agar hasil tes dapat diketahui sebelum proses seleksi perguruan tinggi berlangsung. Hasil TKA dijadwalkan mulai diumumkan pada November 2026, kecuali bagi peserta yang mengikuti ujian susulan.

Hasil TKA Juga Bisa Digunakan untuk Jalur Prestasi

Selain untuk seleksi masuk PTN, hasil TKA juga dapat dimanfaatkan sebagai salah satu bahan pertimbangan dalam jalur prestasi pada penerimaan murid baru. Penilaian jalur akademik tersebut turut mempertimbangkan nilai rapor siswa.

Abdul Mu’ti menjelaskan, nilai rapor tetap diperlukan karena cakupan mata pelajaran dalam TKA terbatas, sedangkan rapor mencerminkan hasil belajar siswa dalam berbagai mata pelajaran.

“Kenapa masih ada rapor itu karena TKA ini hanya beberapa mata pelajaran. Sedangkan rapor itu isinya seluruh mata pelajaran,” ujarnya.

Ia menegaskan, TKA bukan penentu kelulusan siswa. Tes tersebut dirancang untuk memetakan kemampuan akademik sekaligus menjadi bahan evaluasi guna memperbaiki kualitas proses pembelajaran.

“TKA itu tujuannya untuk memetakan mutu pendidikan, bukan soal gagal atau berhasil,” kata Abdul Mu’ti.

Siswa Diminta Tetap Percaya Diri

Abdul Mu’ti mengingatkan siswa agar mempersiapkan diri dengan menguasai materi, mengatur waktu saat mengerjakan soal, serta membangun kesiapan mental dan kepercayaan diri.

Ia juga meminta siswa tidak menganggap hasil TKA sebagai akhir dari perjalanan pendidikan apabila nilainya belum sesuai harapan.

“Kalau nanti hasil tesnya tidak sebagaimana diharapkan, itu bukan akhir segalanya,” ujarnya.

Dengan demikian, hasil TKA tidak hanya berfungsi sebagai gambaran kemampuan akademik siswa, tetapi juga diharapkan menjadi salah satu instrumen untuk mendukung proses seleksi pendidikan tinggi dan evaluasi mutu pendidikan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *