SERANG – Bunda PAUD Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, melakukan kunjungan ke PAUD Melati, Kelurahan Kasunyatan, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Senin (8/12/2025). Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian pembinaan dan pemantauan untuk memastikan layanan pendidikan usia dini berjalan optimal.
Tinawati menyampaikan bahwa kehadirannya bertujuan memperkuat pembinaan sekaligus melihat langsung pelaksanaan proses belajar-mengajar di lapangan.
“Alhamdulillah, hari ini kami dari PAUD Provinsi Banten menyambangi PAUD Melati di Kota Serang. Kami ingin melihat secara langsung bagaimana PAUD berjalan dan seperti apa pelaksanaannya,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut melibatkan petugas kesehatan serta para kader dari Posyandu dan PKK sebagai bagian dari integrasi layanan dasar. Menurut Tinawati, kolaborasi antara Posyandu, PKK, dan PAUD menjadi satu kesatuan yang mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh.
“Ini bagian dari integrasi dan kolaborasi. Pendidikan itu satu kesatuan dan linier dengan layanan kesehatan dasar. Alhamdulillah, PAUD Melati sudah cukup baik dan sudah terintegrasi,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya menciptakan suasana belajar yang menyenangkan bagi anak. Kebahagiaan, lanjutnya, menjadi fondasi penting dalam membangun karakter sejak usia dini.
“Pendidikan usia dini itu penting, terutama pada masa-masa awal kehidupan anak. Salah satunya pendidikan karakter yang dimulai dari rasa bahagia, baik bagi ibu maupun anak,” jelasnya.
Tinawati menambahkan, kebiasaan positif seperti senyuman, sapaan hangat, dan pendekatan sederhana dapat menciptakan suasana belajar yang lebih positif.
“Dari rumah tangga itu harus ditularkan agar anak-anak berangkat sekolah dengan rasa syukur dan bahagia. Itu yang paling penting,” tambahnya.
Sementara itu, Bunda PAUD Kota Serang, Arfina Rustandi, menyampaikan bahwa pendidikan anak usia dini harus dilakukan dengan pendekatan yang menyenangkan. Menurutnya, kebahagiaan anak, orang tua, dan tenaga pendidik merupakan kunci keberhasilan pembelajaran.
“Ajarkan dengan hati dan sepenuh hati, agar mereka bahagia dan ingin bersekolah,” ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, Tinawati juga menyalurkan 50 paket makanan bergizi untuk keluarga berisiko stunting. Bantuan itu diharapkan dapat membantu menurunkan angka risiko stunting di Kota Serang.






